JOGJA

Home JOGJA

4 hal ini Bikin kamu Yakin kalo Jogja bisa Jadi Destinasi Pertama Solo Travelingmu

telusurindonesia.com – berbicara soal traveling bukan hanya sekedar pergi ke tempat-tempat keren, trus foto-foto, lalu diunggah ke sosial media. kegiatan traveling  tak hanya seperti itu, traveling yang sesungguhnya adalah mencari jalan keluar dari semua kepenatan yang ada. dengan traveling, kita bisa menemukan hal-hal baru yang tidak pernah kita ketahui sebelumnya. kita  bisa melihat tempat yang berbeda, melihat orang-orang baru dan  melihat kebudayaan yang berbeda.

traveling bersama teman, keluarga atau mengikuti tour dari agen travel terkadang ada banyak hal yang ingin kamu lakukan selama traveling tapi tidak bisa kamu lakukan karena adanya mereka. kini traveling bisa dikatakan sebagai ajang pencarian jati diri, dengan melakukan solo traveling Kamu bisa lebih banyak menikmati dan mengeksplore kota yang kamu datangi. nah untuk melakukan kegiatan solo traveling itu terkadang ada tantangannya, sehingga banyak hal yang harus dipertimbangkan sebelum melakukannya. tapi tak perlu khawatir, Untuk kamu yang baru mau memulai solo traveling, jogja adalah kota yang tepat  untuk kamu jadikan destinasi pertamamu. masih belum yakin? coba baca 4 hal yang bikin kamu tambah yakin kalo jogja bisa jadi destinasi pertamamu untuk solo traveling di bawah ini.

solo-traveling-ke-jogja
sumber gambar: www.exoticjogja.com

1. jogja punya banyak destinasi wisata yang bisa dikunjungi

kegiatan solo traveling itu lebih seru lagi kalau kamu menjelajahi banyak tempat wisata di jogja. dari mulai Gunung, pantai, hutan, museum, candi-candinya, semua bisa kamu kunjungi di kota yang istimewa ini. ga perlu pindah dari kota ke kota lain. di jogja kamu bisa  mengunjungi semuanya, kalian hanya perlu dana yang cukup untuk transportasi ke tempat-tempat tersebut.

2. masyarakatnya ramah

di kota ini,  kamu akan merasa nyaman dengan keramahan orang-orangnya. saat tersasar dalam perjalanan, kamu bisa tanya ke masyarakat sekitar dan mereka akan dengan senang hati memberikan petunjuk yang benar. berbeda dengan kota lain yang kadang ada orang yang menyesatkan ketika kamu bertanya. walaupun terkenal dengan masyarakatnya yang ramah, Namun tetap saja kamu harus waspada di mana pun berada. Yang jelas, saat makan, pergi berbelanja, atau masuk ke lokasi wisatanya, kamu akan langsung disambut dengan keramahan khas Yogyakarta. dan hal  Itu akan membuat kamu merasa tenang dan aman sekaligus berkesan.

3.    Banyak pilihan penginapan yang tersedia

menjadi salah satu kota favorit untuk tujuan wisata, jogja menyediakan banyak sekali penginapan dari yang murah sampai yang mahal, tinggal sesuaikan saja dengan budget solo travelingmu. Saat traveling bersama teman-teman, kamu mungkin memilih menginap di penginapan murah kelas melati karena tidak masalah keamanan dan fasilitasnya, yang penting bersama teman-teman. tapi saat kamu solo travelng, coblah sedikit merubah pilihanmu yang sebelumnya. karena banyak sekali hotel dengan fasilitas lebih baik di jogja yang bisa kamu coba. tapi lagi-lagi sesuaikan dengan budgetmu, bila tak memadai maka jangan paksakan karena itu akan menghambat kegiatan solo travelingmu.

4. Transportasi di jogja itu mudah

Karena begitu banyaknya lokasi wisata yang bisa kamu kunjungi di kota jogja, kamu pasti akan sedikit bingung bagaimana cara  untuk mengunjunginya satu per satu. tapi kamu tidak perlu khawatir, kamu bisa menggunakan alat transportasi umum seperti transjogja dengan tarif sekitar 5rb untuk menjangkau  lokasi wisata disekitar kota. untuk daerah yang tidak terjangkau transjogja, kamu bisa menyewa sepeda motor dengan harga mulai dari Rp50.000 per hari. atau kalau kamu punya budget lebih, bisa menyewa mobil seharian plus sopir yang akan mengantarkan ke tempat tujuan wisata yang kamu inginkan dengan harga 350rb. sedikit saran, jika berkunjung ke jogja sebaiknya kamu mencoba juga alat transportasi tradisional  seperti becak dan andong untuk mengelilingi malioboro. dijamin pengalaman solo travelingmu akan lebih berkesan dan tak akan mudah terlupakan.

nah itulah informasi tentang jogja yang bisa telusurindonesia berikan untuk memuluskan solo travelingmu. bagaimana, kamu sudah siap untuk solo traveling pertamamu ke jogja? Selamat mencoba ya!

Ini Dia Keindahan 3 Tempat Yang Memilki Mitos Putus Cinta Jika Mengunjunginya

telusurindonesia.com – mengunjungi berbagai tempat wisata eksotis bersama sang kekasih tentu sangatlah mengasyikan. banyak pasangan baik tua atau muda yang rela meluangkan waktu disela-sela kesibukannya, agar dapat travelling bersama dan menghabiskan waktu berdua. trend yang sedang terjadi masa kini, biasanya pasangan-pasangan muda saat ini lebih memilih berkunjung ke wisata alam terbuka. namun dibalik keindahan yang diberikan, beberapa tempat tersebut ternyata mengandung beragam mitos yang konon  dipercaya mampu memutuskan hubungan seseorang jika pergi bersama pasangannya ke tempat tersebut. walaupun kepercayaan tersebut belum dapat dibuktikan kebenarannya secara ilmiah, tetapi antusias wisatawan untuk mengunjungi tempat-tempat wisata tersebut justru semakin tinggi setiap harinya.

dipercaya sebagai tempat yang mampu mengandaskan hubungan percintaan. Berikut ini beberapa tempat wisata yang telusurindonesia rangkum untuk kalian.

1. Candi Prambanan

siapa yang menyangka dibalik keindahannya, ternyata candi yang terletak di Kec.Prambanan, Daerah Istimewa Yogyakarta ini memilki mitos putus cinta yang sangat melekat dan selama bertahun-tahun dipercaya oleh masyarakat kita. tempat wisata yang lekat dengan legenda, tentang amarah api cinta yang tidak kesampain antara roro jonggrang dan Bandung Bondowoso. sang putri cantik roro jonggrang yang meminta agar Bandung Bondowoso mengabulkan permintaannya, yaitu dengan  membuatkan seribu candi dalam waktu satu malam sebagai syarat agar mau dinikahinya. dengan segala cara Bandung Bondowoso memikirkan agar permintaan tersebut dapat terwujud. dengan meminta bantuan kepada para jin agar apa yang diinginkan sang putri dapat terwujud. dan seribu candi yang diminta roro jonggrang pun hampir selesai dikerjakan para jin. namun dengan seribu cara pula sang putri berusaha mengagalkan aksi Bandung Bondowoso beserta para jin yang membantunya. roro jonggrang akhirnya meminta bantuan para dayang untuk memukul lumbung padi yang ada disekitar candi, dengan cara itu para jin menganggap bahwa hari sudah pagi dan mereka pergi ketakutan.

mengetahui kecurangan yang telah dilakukan roro jonggrang, hal tersebut membuat bandung bondowoso murka dan menganggap bahwa dia telah mengingkari janjinya. dan dari situlah Bandung Bondowoso mengutuk putri cantik itu sebagai pelengkap candi yang keseribu. dari kutukan tersebutlah cerita yang melekat dimasyarakat hingga kini dianggap sebagai, penyebab munculnya mitos putus cinta jika kita mengunjungi tempat tersebut bersama pasangan.

prambanan
sumber gambar:anekatempatwisata.com

2. Taman Batu Raden

taman wisata yang terletak di Kecamatan Banyuraden Kabupaten Banyumas-Jawa Tengah, ini memang memilki keindahan air terjun yang sangat cantik. perpaduan keindahan alam sekitar dengan jernihnya air tejun yang berada ditempat ini membuat mata segar melihatnya, ditambah dengan adanya goa unik yang terdapat ditempat ini. terciptanya nama Batu Raden sendiri menurut cerita masyrakat sekitar adalah berasal dari seorang anak bupati atau masyrakat sekitar biasa memberi gelar Raden, dimana beliau menjalin kasih dengan gadis anak seorang pelayan yang sangat berbeda kasta. dan hubungan tersebut ditentang oleh orang tua dari pihak laki-laki. dan konon mereka akhirnya memutuskan tali cintanya disebuah hutan yang kemudian tempat ini dinamakan BatuRaden. berdasarkan pengalaman pasangan-pasangan yang sudah kesana, biasanya hubungan mereka akan kandas ditengah jalan dalam waktu 2 minggu pasca mengunjungi tempat ini. gimana berani coba?

baturaden
sumber gambar: jarwadi.me

3. Tanjakan Cinta Gunung Semeru

salah satu tempat yang menarik bila melakukan pendakian ke Gunung Semeru adalah melewati jalur setapak yang menjadi bagian dari rute menuju arah puncak Gunung Semeru. tempat yang letaknya tepat disebelah barat Ranu Kumbolo dan menuju oro-oro ombo ini memilki cerita yang berkaitan dengan mitos putus cinta. dimana bagi para pendaki yang melewati jalur ini, dilarang untuk menoleh kebelakang. konon bagi mereka yang menoleh kebelakang saat berjalan dijalur ini, maka bagi mereka yang memililki pasangan akan mengalami putus cinta. sebuah cerita yang beredar dimasyarakat terkait mitos ini adalah, pada jaman dahulu terdapat sepasang kekasih yang telah bertunangan dan pergi mendaki Gunung Semeru secara bersamaan. namun saat melakukan pendakian sang pria terlalu asik mendaki dan tidak menoleh sama sekali kebelakang untuk melihat keadaan sang wanita. namun akibat keletihan mendaki sang wanita pun keletihan dan akhirnya jatuh terguling dan tewas ditempat. itulah sebabnya mitos tersebut ada dan berkembang. dimana menurut kepercayaan jika kita melewati jalur ini dan menoleh kebelakang maka akan mengalami hal yang serupa.

tanjakancinta
sumbergambar: www.telusurindonesia.com

nah, itulah sedikit ulasan dari sebagian tempat wisata di Indonesia yang memilki pesona tersendiri dimata para pengunjung. baik dari keindahan yang diberikan maupun mitos-mitos yang terdapat ditempat tersebut. tanpa mengurangi kepercayaan yang ada di masyarkat kita, semoga keberadaan cerita-cerita yang berkembang tidak mengurangi rasa keimanan kita terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

Menikmati Gemerlap Malam di Alun-alun Kidul Jogja yang Tak akan Terlupakan

telusurindonesia.com – kota Yogyakarta memang selalu menawarkan sejuta destinasi wisata di dalamnya. namun Liburan kali ini juga tak kalah serunya, yaitu mengunjungi Alun-alun Kidul. Di jogja sendiri mempunyai dua Alun-alun, yaitu Alun-alun Utara atau biasa disebut warga jogja dengan Altar, Alun-alun ini berada di depan Kraton yogyakarta. Dan Alun-alun yang satunya berada di belakan Kraton, bernama Alun-alun Kidul Yogya atau biasa disebut warga jogja dengan Alkid, Alun-alun ini berada di belakang Kraton yang memiliki fungsi agar bagian belakang Kraton yogyakarta tidak membelakangi Patai Selatan. Karena Letak keraton sendiri berada di sebuah garis imajiner yang menghubungkan antara Gunung Merapi, Keraton, dan Pantai Parangtritis. sedangkan Pantai Selatan dipercaya dijaga oleh Ratu Kidul yang konon punya hubungan magis dengan Raja Mataram.

Kegiatan di Alun-Alun Kidul ini menawarkan banyak sekali hiburan yang bisa di nikmati oleh wisatawan local maupun asing. pada saat pagi hari, Alun-alun ini di fungsikan sebagai tempat olahraga, disini juga menyediakan alat olah raga yang sudah di pasang di tepi jalan sekitar Alun-Alun. selain itu  kita juga bisa bersepeda santai, olah raga lari, atau sekedar jalan santai. pada saat minggu pagi, alun-alun ini terkadang juga diadakan acara senam sehat.sedangkan minggu siangnya sering dadakan lomba kontes burung dll.

Menjelang sore, Alkid mulai ramai dikunjungi oleh rombongan keluarga dan para Muda mudi yang ingin menghabiskan waktunya disini untuk berjalan-jalan sore atau sekedar duduk-duduk santai di warung lesehan yang menyediakan makanan dan minuman di sepanjang jalan. Suasana Malam hari di Alun-alun Kidul ini akan lebih seru lagi, karena para pengunjung akan di manjakan dengan Kendaraan Lampu Hias bertebaran di sana-sini. Kendaraan atau becak kayuh yang dihiasi lampu-lampu itu menambah gemerlapnya malam di Alkid. kegiatan bermain sepeda yang dihiasi lampu dan musik ini yang sekarang membuat Alkid semakin tambah ramai di kunjungi para wisatawan local dan asing.bentuknya yang menyerupai binatang atau tokoh kartun, dan juga sediakan  live music dengan video music yang dipasang di becak kayuh ini semakin meramaikan suasa di Alkid di malam hari. Untuk para pengunjung yang ingin menyewa becak kayuh ini bisa menyewa dengan tariff sekitar Rp 15.000 – Rp 30.000  untuk 2 kali putaran. Becak ini bisa digunakan untuk 2 sampai 6 orang, tergantung pilihan model becak kayuh yang kalian pilih.

alun-alun-kidul-jogja-2
sumber gambar: www.indo5.net
alun alun kidul jogja
sumber gambar: yogyakarta.panduanwisata.id
alun-alun-kidul-jogja-3
sumber gambar: sip-alamnusantara.blogspot.com
masangin-di-alun-alun-kidul-jogja
sumber gambar: www.panduanwisatajogja.com

Aktivitas yang dilakukan di Alun-alun Kidul Yogyakarta sangat beragam, akan tetapi aktivitas yang paling populer adalah laku masangin. Masangin sendiri adalah kegiatan dimana Anda berjalan dengan mata tertutup melewati Beringin kembar. Kegiatan ini banyak di lakukan para pengunjung yang penasaran. Menurut mitos, bagi siapa saja yang berhasil melakukan masangin maka orang tersebut hatinya bersih dan permohonannya akan terkabul. Walaupun sudah banyak orang yang tidak percaya namun tetap saja banyak yang penasaran untuk mencobanya sebagai obat penasaran. percaya enggak percaya, yang jelas mitos ini semakin menambah keistimewaan kota yogyakarta yang tak terlupakan.

Akses jalan menuju ke Alkid tidak terlalu sulit, bisa ditempuh menggunakan kendaraan pribadi atau bisa menggunakan Becak. Jika kalian ingin ke Alkid dari arah Malioboro,kalian bisa menggunakan transportasi becak yang selalu siap di sepanjang jalan malioboro. kalian akan melewati  Malioboro – Kantor Pos – Alun-alun Utara – Melewati Kraton Yogyakarta – Taman Sari – Alun-alun Kidul. Jarak yang bisa di tempuh dari Malioboro sekitar 15 menit saja, dan untuk tarif  becaknya sekitar Rp 15.000. saat menuju ke Alun-alun Kidul menggunakan becak, kalian akan di tawarkan ke berbagai tempat lainnya yang melewati arah ke alkid, sebagai contohnya kalian akan di tawarkan ke pusat Dagadu Jogja, atau melewati riyuhnya pasar di pasar Ngasem, setelah itu kalian akan diajak melewati Taman Sari. nah, Disitulah keseruaan saat menggunakan becak. coba kalau kalian menggunakan kendaraan pribadi? wah ga akan dapet pengalaman seru kayak gini nih saat berlibur di jogja.

Jadi gak ada salahnya jika kalian yang sedang berlibur di jogja untuk mampir juga ke Alun-Alun Jogja ini. menikmati serunya  malam disini bakal bikin kalian makin jatuh cinta sama kota ini. ga percaya? cobain sendiri yee! selamat berlibur di Jogja 🙂

Jadah Tempe, Burger Unik dari Kaliurang yang disukai Raja Jogja

telusurindonesia.com – Berwisata ke kota Yogyakarta tak lengkap rasanya bila hanya mengunjungi Malioboronya saja. banyak hal yang bisa kita lakukan di kota ini, seperti menikmati pantai-pantainya yang indah dan letaknya yang tersembunyi, mencicipi berbagai kuliner tradisional dll. semua bisa kita dapatkan di kota ini. namun ada makanan untuk dicicipi nih, salah satu makanan unik yang berasal dari kabupaten Sleman khususnya dari daerah Kaliurang yang letaknya berada di Lereng Merapi yaitu Jadah Tempe. Jadah Tempe? Ya, pasti kebanyakan orang masih bingung dengan nama kuliner satu ini. panganan tradisional yang satu ini memang belum banyak yang tahu, apalagi buat kamu yang tinggal di kota-kota besar dan bukan asli jogja. Jadah Tempe merupakan kuiner khas yang berasal dari Kaliurang, Sleman, Jogjakarta dan tidak akan kalian temui di sembarang tempat di jogjakarta. makanan yang terdiri dari kombinasi yang unik ini sebenarnya sudah ada dari jaman dahulu dan merupakan salah satu makanan kegemaran Sri Sultan HB IX.

makanan yang terbuat dari Ketan dan kedelai ini memang memilki cita rasa yang unik. bagaimana tidak, jadah yang berasal dari ketan yang dihaluskan dengan campuran kelapa dan memiliki tekstur yang kenyal dipadu dengan Tempe Bacem yang memilki rasa manis. menjadi kombinasi makanan yang gurih dan enak. Jadah sendiri memilki sebutan lain bagi masyarakat jawa tengah, mereka biasa menyebutnya dengan Gemblong sedangkan masyrakat Jawa Barat menyebutnya dengan Uli. makanan yang disajikan dengan di bungkus daun pisang ini dan penyajiannya dengan cara ditumpuk menyerupai Burger. tak disangka ternyata banyak sekali peminatnya, tak hanya dari masyarakat setempat, wisatawan lokal bahkan turis asing pun sering mendatangi warung yang menjual panganan unik ini untuk sekedar mencicipinya. biasanya memakan Jadah Tempe akan terasa lebih nikmat lagi jika di temani cabe rawit. jadi perpaduan rasa antara gurih manis dan pedasnya cabe bercampur menjadi satu dan cocok di santap pada hawa dingin seperti di kawasan Kaliurang.

jadah tempe
sumber gambar: plus.google.com
jadah
sumber gambar: www.kooliner.com

Dan salah satu warung terkenal yang menjual jadah tempenya yang Lezat adalah Warung Jadah Tempe Mbah Carik. warung yang memilki sejarah yang panjang ini ternyata sudah terkenal sejak tahun 1950-an. orang yang pertama kali memperkenalkan makanan sekaligus pemilik asli warung ini adalah mbah Sastro Dinomo. pada jamannya beliau sudah memproduksi jadah tempe namun hanya dalam produksi yang sedikit dan dijual di area Telogo Putri Kaliurang. dijamannya, penjualan jadah tempe di warung ini terlihat biasa saja tidak ada yang istimewa karena belum banyak peminat nya. namun makanan tersebut menjadi terkenal setelah Sri Sultan Hamengkubowono IX datang ke Desa wisata Kaliurang dan mencicipinya langsung diwarung ini. tak disangka ternyata Sri Sultan sangat menyukainya. sampai akhirnya Sri Sultan sering mengutus abdi dalem Keraton Ngayogyakarta untuk kembali ke warung tersebut dan membeli jadah tempe lagi. hingga pada akhirnya makanan ini menjadi salah satu makanan kesukaan Sang Raja. dan pemberian nama Warung Jadah Tempe Mbah Carik sendiri sebenarnya adalah usulan dari Sri Sultan melalui pengawalnya. melihat jabatan mbah Satri Dinomo pada saat itu adalah Carik di desanya. saat itulah menjadi titik balik dari Warung Jadah Tempe Mbah Carik yang sampai saat ini nama tersebut masih dipakai dan menjadi salah satu pelopor warung jadah tempe di daerah wisata kaliurang. dan berkat usaha mbah Sastro Dinomo mempertahankan cita rasa dari jadah tempe itu sendiri, kini usaha warung tersebut di Lanjutkan oleh sang anak  Sudimah Wirosartino hingga kini.

Untuk kamu yang tertarik mencicipi makanan khas satu ini, kamu bisa datang ke Warung Jadah Tempe Mbah Carik yang berpusat di Jl. Astamulya Kaliurang KM 15 Sleman Yogyakarta. dengan  harga yang cukup terjangkau yaitu berkisar Rp 18.000 – Rp20.000, kamu sudah bisa menikmati sepaket jadah tempe dengan isi 10 jadah dan 10 potong tahu/tempe bacem. harga yang sepadan dengan sensasi rasa yang diberikan. selamat mencoba 🙂

Candi Abang, Candi unik yang Terpendam di dalam Bukit Teletubbies

telusurindonesia.com – Keindahan wisata alam jogja memang tidak akan pernah ada habisnya bila dijelajah, salah satunya adalah wisata candi. Ada banyak sekali  candi yang tersebar di Jawa Tengah, termasuk di  jogja yang memiliki candi prambanan dan namanya pun sudah mendunia. namun hari ini kita  mau mengenalkan salah satu candi unik yang sama sekali berbeda dengan candi-cand lainnya di jogja yaitu Candi Abang. candi ini berada di Dusun Sentonorejo, Desa Jogotirto, Kecamatan Berbah, Sleman Yogyakarta. Untuk mencapai candi unik ini bisa melaluinya dari jalan Jogja-Solo, yang menuju kearah Prambanan. Begitu Sampai di Terminal Prambanan, cari Jalan Raya Jogja-Piyungan Km 8. Disana ada papan petunjuk arah kekanan (barat) bertuliskan Candi Abang dan Gua Sentana. Candi ini berada di puncak bukit di pinggir jalan desa, sekitar 1,5 kilometer sebelah Barat Jalan Raya Jogja-Piyungan. Disarankan bila ingin menuju ke Candi ini sebaiknya menggunakan kendaraan roda dua karena jalannya agak kurang bagus dan akses menuju ke Candi masih dikelilingi hutan.

Keunikan dari Candi Abang adalah candi ini dibangun dengan batu bata merah. Kenapa candi ini menjadi salah satu destinasi menarik yang patut dikunjungi saat berlibur di jogja? Candi ini menarik karena agak tidak lazim, jika ada candi berbahan batu bata merah di daerah Jawa bagian tengah, khususnya di jogja. Sayangnya kita tidak bisa bercerita lebih jauh tentang relief yang ada di Candi Abang karena candinya terkubur di dalam tanah yang berbentuk seperti Bukit Teletubbies. Itu sebabnya, Candi ini menarik karena agak tidak lazim saja jika ada candi berbahan batu bata merah di daerah Jawa bagian tengah, khususnya di jogja. Beberapa orang berfikiran bahwa candi ini adalah tempat penyimpanan harta karun jaman dahulu, oleh sebab itulah banyak orang yang tidak bertanggung jawab untuk mencari barang-barang berharga disana. Tapi setelah diresmikan candi ini sudah dilindungi oleh pemerintah.

candi-abang-berbah-jogja-2
sumber gambar:piknikjogjamurah.blogspot.com
candi-abang-berbah-jogja-1
sumber gambar: dubiduuu.blogspot.com

selain dikenal dengan nama candi abang berbah, Candi ini juga popular dengan sebutan lain yaitu bukit Teletubies. Karena bentuknya yang membentuk seperti bukit yang ada di dalam film teletubies, jadi kebanyak orang-orang menyebutnya bukit teletubies. Candi ini akan terlihat berwarna hijau ketika musim hujan, sedangkan jika musim kemarau bukit ini akan berwarna seperti gundukan berwarna coklat, karna kondisi bukit yang sangat kering.

Selain menikmati keindahan bukit di candi ini, para wisatawan juga bisa berburu sunset untuk mendapatkan hasil foto yang bagus. Untuk akses mencapai bukit ini para wisatawan harus berjalan kaki terlebih dulu karena medan menuju ke bukit ini banyak bebatuan dan agak curam. Tips lain untuk yang mau datang ke Candi Abang ini, jangan datang di siang hari karena akan terasa panas yang sangat menyengat dan Bawalah bekal makanan dan minuman secukupnya, sebab di lokasi tidak ada warung makan dan minum. Tapi untuk para wisatawan yang berkunjung ke candi ini yang membawa makan dan minuman diharapkan menjaga kebersihan di sekitar lingkungan candi agar wisata jogja ini bisa tetap terjaga keindahannya.

Selain Candi Abang di kawasan ini masih ada beberapa obyek wisata lainnya seperti Gua Jepang Sentonoharjo. Gua Jepang Jogotirto berada di Goa Jepang Sentonoharjo berada tak jauh dari Candi Abang. Goa Jepang Sentonorejo terdiri dari empat goa yang berjajar dan berbentuk persegi. Keempat ujung goa tersebut saling berhubungan satu dengan yang lainnya. Goa ini dibuat pada masa Jepang yang pada saat itu menguasai jogja dan berfungsi sebagai tempat penyimpanan amunisi. Di dalam goa tersebut, terdapat pula lubang bentukan yang berfungsi sebagai tempat untuk meletakkan bom. Namun bom-bom tersebut telah dikeluarkan dan lubang tersebut telah ditutup dengan semen. Untuk menuju ke situs gua jepang ini sebaiknya menggunakan kendaraan pribadi karena angkutan umum tidak menjangkau lokasi ini. rute jalan menuju ke gua jepang yaitu dari Jl. Jogja-Solo – Pertigaan Pasar Prambanan – Jl. Jogja-Piyungan – ikuti petunjuk ke arah Candi Abang – Candi Abang – Goa Jepang.

Selamat berlibur, jangan lupa menjaga kebersihan agar alam Indonesia tetap cantik 🙂

4 Catatan Kecil tapi Sangat Berguna Sebelum Berlibur ke Jogja

telusurindonesia.com – pergi berlibur ke jogja besama keluarga atau orang-orang tercinta adalah moment yang sangat menyenangkan. kota istimewa yang menyimpan banyak tempat-tempat wisatanya ini selalu menjadi andalan disaat waktu llibur tiba. dari mulai wisata alam,wisata kuliner,wisata edukasi sampai wisata budaya pun ada di kota ini. selain wisatawan lokal,wisatawan mancanegara juga  banyak yang datang ke kota ini. nah untuk kalian berencana untuk menghabiskan waktu liburan dijogja,ada baiknya mengetahui 4 catatan kecil tapi sangat berguna agar kegiatan wisata berjalan dengan sempurna.

1. Selalu Waspada  Copet

Jika kalian berkunjung ke tempat yang ramai dan berdesak-desakan seperti Jalan Malioboro, selalu berhati-hatilah dengan barang berharga yang dibawa seperti telepon seluler, dompet, perhiasan dan lainnya. Simpan di tempat yang aman, seperti di dalam tas dan usahakan manaruh tas di depan kalian.atau tinggalkan barang-barang berharga di kamar hotel dan membawa barang secukupnya. selain itu juga jangan berpenampilan terlalu mencolok karena itu akan mengundang tindak kejahatan.

2. Cek Harga Makanan

selan menikmati wisata alamnya,tentu wisatawan juga ingin mencicipi aneka kuliner khas jogja. namun,Salah satu catatan penting saat berwisata kuliner di Jogja yaitu hendaklah bertanya dulu harganya sebelum memesan makanan, atau dapat juga meminta daftar harga makanan yang dijual. Sebab, pada hari-hari liburan ada pedagang yang nakal yang dengan seenaknya menaikan harga. kebiasaan menaikkan harga ini sudah menjadi kebiasaan disaat waktu musim libur,jadi lebih telitilah sebelum berwisata kuliner

3. Cari Tahu Petunjuk Arah di Jogja

Mencari tahu petunjuk arah di Jogja menjadi hal yang paling penting bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke tempat-tempat wisata di Jogja. Pasalnya, penduduk Jogja lebih senang memberikan patokan dengan arah yang berbeda dengan orang-orang pada umumnya. Di Jogja tidak ada patokan arah kiri dan kanan, tetapi masyarakatnya lebih menggunakan arah mata angin sebagai penunjuk arah, yaitu utara, timur, selatan dan barat. untuk wisatwan yang baru pertama kali datang ke jogja tentu sangat membingungkan. karena di jogja ini patokannya utara itu mengarah ke gunung merapi,selatan itu mengarah pantai parang tritis, barat itu mengarah ke daerah kulon progo sedangkan timur itu ke arah candi prambanan.

4. Membuat List Tempat Wisata

Jogja memiliki beragam pilihan obyek wisata yang beragam mulai dari di tengah kota hingga ujung utara, timur, selatan, dan barat. Bagi para wisatawan yang ingin berkeliling ke tempat wisata di Jogja, hendaknya perlu perencanaan yang matang untuk memilih obyek-obyek yang efektif untuk dikunjungi agar tidak banyak waktu yang terbuang di jalan karena bingung memilih tempat wisata yang ingin dikunjungi. sebaiknya lebih memilih tempat wisata yang searah karena tempat-tempat wisata di jogja ini kebanyakan berada di pinggir-pinggir kota.

Tebing Breksi,Lokasi Penambangan yang kini jadi Destinasi Wisata Baru di Jogja

telusurindonesia.com –  Kota yogyakarta kini memiliki tempat baru yang memiliki pemandangan tak kalah indah. Selain terkenal dengan wisata pantainya dan juga candi. Kini kota ini memiliki destinasi baru yang ramai dukunjungi setelah diresmikan oleh Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat yaitu berupa wisata tebing yang memiliki sentuhan art  sangat unik bernama Tebing Breksi”.

Lokasi tebing breksi ini berada di dusun groyokan, kelurahan sambirejo, kecamatan prambanan, kabupaten sleman, daerah istimewa yogyakarta. Letak tebing  ini tidak jauh dari candi ijo, hanya berjarak kurang lebih 1 kilometer saja. Jadi bila kalian berwisata ke daerah ini, dapat mengunjungi tebing breksi dan candi ijo sekaligus. Namun jalanan untuk menuju ketempat wisata ini  menanjak dan juga tidak begitu bagus ditambah lagi  jalannya yang tidak begitu lebar.

Tebing  ini tidak alami terbentuk begitu saja, tetapi terbentuk dari bukit yang terkikis oleh aktivitas penambangan yang dilakukan warga sekitar. Dahulunya bukit ini adalah tempat warga untuk bekerja, dimana tempat ini merupakan sebuah tambang batu biasa yang menyerupai bukit kecil. Akibat dari bekas aksi tambang yang dilkukan oleh warga ini, maka tebing ini bisa memiliki seni dengan sendirinya. Seakan-akan tebing ini bisa terukir dengan indahnya. karena bentuknya yang unik dan menarik ini lah saat ini tebing tersebut dijadikan obyek wisata.

TEBING-BREKSI-JOGJA
sumber gambar: piknikjogjamurah.blogspot.com

Tebing breksi ini menawarkan berbagai panorama  lanskap yang sangat luar biasa bagus dan menarik. Selain dengan pemandangan lanskapnya, dari atas tebing ini kalian dapat melihat candi-candi yang ada disekitar tebing seperti, candi prambanan, candi ijo, candi barong, dan juga candi sojiwan. Bila kalian berkeliling di sekitar tebing ini, maka  akan menemukan berbagai bongkahan batu yang telah ditambang oleh warga sekitar.

Wisata alam seperti ini sangat mirip dengan wisata brown canyon yang ada di daerah semarang. jika kalian berkunjung ke tempat wisata ini pada sore hari maka dapat menyaksikan senja yang indah dari atas tebing. tidak direkomendasikan berkunjung di siang hari karena di kawasan ini akan terasa panas terik yang sangat menyengat.

Bagi kalian yang suka dengan wisata berjenis adventure, maka tempat ini dapat dijadikan destinasi wisata selanjutnya. berkunjung kesini  tidak perlu khawatir karena untuk memasuki kawasan  ini kalian tidak akan dipungut biaya retribusi yang pasti, karena hanya seikhlasnya saja.

Jadi tidak ada alasan biaya retribusi mahal atau tempatnya yang susah dijangkau atau alasan lain ya? Nah, untuk itu jangan sia-siakan waktu libur kalian saat berada di jogja. sempatkanlah  untuk berkunjung ke tebing breksi ini dan nikamatilah keunikan dan panorama yang disuguhkan oleh tebing ini. Selamat berlibur ya.

Seru Banget Lihat Pecahnya Ombak di Pantai Glagah Jogja

telusurindonesia.com – Pantai glagah merupakan salah satu destinasi wisata yang berada di daerah kulon progo. Dari kota Yogyakarta berjarak sekitar 40km dan dapat ditempuh kurang lebih sekitar 1 jam. Jika mendengar kata pantai glagah,maka yang terlintas dipikiran kita adalah pantai dengan pemecah ombak dan lagunanya. Pemecah ombak dan laguna merupakan dua sisi yang berbeda dari pantai yang berpasir hitam ini. Ketika ombak pantai menggulung-gulung, maka kita dapat melihat bagaimana ombak pecah dan buihnya menghambur ke daratan. Selain di pantai glagah ada beberapa destinasi yang menjadi obyek wisata yang menarik untuk dikunjungi oleh para wisatawan, diantaranya yaitu:

  1. Dermaga

Dermaga merupakan salah satu tempat yang bagus untuk dikunjungi. Dermaga berada tidak jauh dari loket retribusi. Di dermaga terdapat sebuah gardu pandang, dimana tempat ini menjadi tempat dimana para pengunjung dapat menikmati indahnya pemandangan kawasan muara sungai serang hingga pantai glagah.

  1. Laguna

Laguna merupakan destinasi wisata kedua yang bisa disambangi ketika berada  di pantai glagah. Laguna berada sekitar 300 meter dari dermaga. Laguna  ini merupakan salah satu ciri khas yang dimiliki oleh pantai glagah, karena fenomena alam ini tidak dapat ditemukan di pantai-pantai lainnya. Laguna merupakan semacam telaga atau danau yang diakibatkan karena terjebakknya ombak laut di daratan yang memiliki kecekungan yan cukup dalam. Karena terjebaknya ombak laut ini, maka air laut yang terperangkap di cekungan menjadi genangan semacam telaga.Laguna sangat cocok bagi anak-anak. Laguna yang tenang dan luas sangat bersahabat bagi anak-anak untuk bermain air. Bagi anak-anak yang ingin bermain kapal-kapalan atau perahu bebek warna-warnidapat bermain di laguna, karena semua kapal dan perahu bebek terparkir dipinggir laguna. Dan untuk bermain kapal atau perahu bebek hanya perlu membayar sebesar Rp. 20.000,-.Selain bermain kapal dan juga perahu bebek, anak-anak juga dapat berenang di kolam renang yang berada di dekat laguna.

Selain dua destinasi wisata yang ada di pantai glagah tersebut, pantai glagah juga terkenal dengan sebutan surganya para pemancing. Selain menikmati indahnya pantai dan deburan ombak, para wisatawan juga dapat memancing disini. Banyak sekali jenis ikan yang ada dipantai ini, sehingga para pemacing senang jika memancing di pantai ini. jangan heran jika kalian datang ke pantai ini melihat banyaknya para pemancing yang berada di pinggir pantai.

Jika kalian sudah lelah untuk bermain-main air di pantai, kalian bisa beristirahat di warung-warung pinggir pantai. Disini banyak pedangang yang menjual makanan dan minuman. Selain menjual makanan tak jarang pula pedagang yang menjual ikan segar. Selain itu, di pantai glagah juga terdapat pedagang yang menjual buah semangka dan melon. Buah-buah segar ini dipanen langsung dari petani lokal, sehingga cocok untu dinikmati langsung atau boleh juga sebagai buah tangan untuk sanak saudara yang ada dirumah.

Nah, maka dari itu tidak ada salahnya  jika berlibur ke Yogyakarta tak lupa untuk berwisata ke pantai glagah. Untuk masuk ke daerah wisata pantai glagah ini, para wisatawan hanya ditarik biaya retribusi sebesar Rp. 4.000,-/orang. murah kan? Selain murah, tempat wisata ini juga cocok dikunjungi karena pantai ini berbeda dengan pantai lainnya. Dan jangan lupa juga untuk membeli buah segar seperti semangka dan melon ciri kas buah tangan yang ada dipantai ini.

Menikmati Indahnya Alam yang Menakjubkan dari Puncak Kosakora

telusurindonesa.com – Akhir-akhir ini daerah Gunungkidul telah menjadi salah satu icon wisata andalannya Yogyakarta. selain memiliki  sejuta pesona alamnya, kawasan ini juga  memiliki banyak destinasi tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi oleh para wisatawan. maka tak jarang bila musim liburan jalanan sepanjang daerah ini mengalami kemacetan parah hingga bebrapa kilometer. dari banyaknya destinasi yang ada, ada satu destinasi yang masih cukup baru dan belum banyak diketahui oleh orang yaitu Puncak Kosakora”.

Puncak kosakora terletak di sebelah timur pantai drini, Kurang lebih dari pantai drini jaraknya sekitar 2 KM. Akses untuk dapat menuju ketempat  ini memang dirasa masih agak sulit. Hanya ada satu akses saja, yaitu melewati pantai drini. Kita harus bejalan kaki sejauh 2 KM menyusuri pantai. Namun tidak setiap saat kita dapat menuju ke puncak kosakora dengan berjalan menyusuri pantai drini karena jika pantai sedang dalam keadaan pasang maka kita hanya dapat ke tempat wisata tersebut berjalan melewati dua bukit, dimana hanya ada jalan setapak yang dipenuhi dengan semak-semak.

Bukit yang memiliki ketinggian sekitar 50mdpl ini tergelong tempat wisata yang masih baru yang belum banyak terjamah oleh para wisatawan. Puncak kosakora sendiri menyimpan pesona keindahan alam yang luar biasa dan alami, dimana dihiasi dengan hijaunya rumput-rumput serta jika dari atas puncak dapat melihat pemandangan pantai ngerumput yang berada persis di kaki bukit puncak kosakora. Meskipun akses jalan menuju ketempat wisata ini tergolong sulit, namun jika kita sudah mencapai puncak dan melihat alam yang masih alami dan hijau ini maka semua terasa tidak sia-sia.

puncak-kosakora-gunungkidul-1
sumber gambar: ridiculoustravel.wordpress.com
puncak-kosakora-gunungkidul-2
sumber gambar: swaragamafm.com

Dari atas puncak kosakora dapat melihat pemandangan yang indah sehingga sangat bagus dan cocok sebagai latar untuk kita berfoto-foto / mengabadikan moment selama di puncak ini. Selain itu kita juga bisa camping ditempat ini bersama teman-teman, sahabat, pacar, atau keluarga karena lokasi ini juga sangat menarik sebagai tempat untuk bercamping. Namun waktu yang tepat untuk berkunjung ketempat ini adalah pada sore hari, karena pada sore hari kita dapat melihat indahnya sunset dari atas puncak.

Jika berwisata ketempat ini kita serasa berwisata sekali dayung tiga pulai terlampaui. Karena pertama kita melewati pantai drini, lalu menuju puncak kosakara, dan yang terakhir menikmati indahnya pantai ngrerumput. Jadi sangat pas sekali sebagai destinasi wisata yang menarik bersama keluarga.

Untuk biaya retribusinya cukup membayar sebesar Rp. 10.000,-/orang. Dan dengan biaya tersebut kita sudah dapat mengunjungi beberapa pantai disekitar pantai drini, seperti pantai baron, pantai kukup, pantai sundak, dll. Namun untuk memasuki kawasan wisata puncak kosakora kita harus membayar lagi biaya retribusi sebesar Rp. 2.000,-/orang.

Nah, maka dari itu tidak ada salahnya  bila waktu liburan tiba kita berlibur ke puncak kosakora. Sudah biaya retribusinya terjangkau, pemandangan alamnya masih alami dan hijau pula. Tempat ini sangat cocok sekali untuk dikunjungi bersama keluarga, teman, sahabat ataupun pacar. Jadi buruan berwisata ke puncak kosakora, dijamin seru lho.

ini Lho 9 Tips Berwisata ke Pantai-Pantai di Gunung Kidul Jogja

telusurindonesia.com – Saat ini daerah gunung kidul memang menjadi pusat perhatihan wisatawan baik dari masyarakat jogja maupun wisatawan yang berasal dari luar jogja. bagaimana tidak, ternyata wisata alamnya begitu mengaggumkan sehingga banyak sekali yang ingin berwisata kesana. selain air terjun dan goa, daerah gunung kidul ini sangat terkenal dengan pantai-pantainya yang masih belum terjamah. salah satu faktornya yaitu akses jalan menuju ke pantai-pantainya yang belum begitu baik, jalannya masih kecil dan masih bebatuan. beberapa waktu yang lalu team telusurindonesia menggunakan mobil untuk kesana, waktu itu kita ke pantai pok tunggal. jalannya hanya bisa dilaui untuk satu mobil saja dan ditambah bebatuan. nah dengan pengalaman yang kita rasakan sendiri, hari ini kita mau kasih 9 Tips Berwisata ke Pantai-Pantai di Gunung Kidul jogja.

Berangkat Lebih Awal

berangkat-lebih-awal
sumber gambar: banghendri.wordpress.com

usahakan berangkat lebih awal yaitu jam 3 pagi kalo mau ngerasain sunrise di daerah gunung kidul. waktu itu team telusurindonesia berangkatnya kesiangan jadinya ga dapet sunrise deh. tapi kalo hanya ingin menikmati wisata pantainya aja bisa juga kok datang jam 6 pagi. selain itu ada sedikit keuntungan kalau berangkat pai yaitu kita gausah bayar tiket masuk di TPR karena biasanya  beroperasi dari jam 9 pagi. nah lumayan kan. hehe

Selalu Hati-hati karena Jalurnya Naik Turun dan Berkelok

jalurnya-naik-turun-dan-berkelok
sumber gambar: www.kaskus.co.id

sebaiknya periksa kendaraan baik itu menggunakan mobil atau motor karena jalan menuju gunung kidul ini berbukit-bukit dan berkelok. ada jalan yang harus diwaspadai, masyarakat jogja biasa menyebutnya jalur irung petruk. disini jalannya berkelok dan menanjak, tak sedikit ada kendaraan yang tidak bisa menanjak tapi biasanya kendaraan berat seperti truk dan bus. nah untuk kalian yang dari luar kota sebaiknya lebih berhati-hati karena belum mengetahui betul kondisi jalannya.

Pastikan iSi Bensin Full

isi-bensin
sumber gambar: keepo.me

nah kalo yang itu wajib lho, pastikan bensin kalian full apalagi kalo menggunakan mobil. kan ga lucu kalo mobil kehabisan bensin, kalo motor aja wajar.(hehe) kenapa harus isi full? karena pom bensin hanya ada di gunung kidul di bagian kotanya, untuk menuju pantai-pantainya itu masih jauh dan engga ada pom bensin. nah sebaiknya kalian isi dulu di pom bensin yang ada di kotanya. kalo orang jogja sih udah tau kondisinya, tapi kalo wisatawan yang datang dari luar jogja kan belum tau.

Bawa Uang Tunai yang Cukup

uang-tunai
sumber gambar: manado.tribunnews.com

pada waktu team telusurindonesia berwista ke gunung kidul, lupa membawa unang cukup dan alhasil pusing cari atm untuk ngambil uang. waktu itu kita menemukan bank bri yang ada atmnya tapi saat itu lagi eror. duh apes banget deh waktu itu. berbekal dari pengalaman itu, untuk trip selanjutnya kita bakal bawa uang tunai yang cukup 🙂

Beli Makanan Ringan dan Minuman

makanan-ringan
sumber gambar: www.kaskus.co.id

sebelum memutuskan untuk berwisata ke gunung kidul, sebaiknya kalian mampir ke indomaret yang ada di gunung kidul tapi dibagian kotanya karena kalian tidak akan menemukannya di sepanjang jalan menuju pantai. kalau mau beli di sekitar pantai sih biasanya ada tapi ya sedikit mahal 🙂 kalau bisa menekan pengeluaran saat berwisata kan ga ada salahnya, toh wisata itu ga harus keluar uang banyak. setuju?

Pilih Pantai yang Tepat untuk Bermain Air

main-air-dipantai
sumber gambar: telusurindonesia.com

sebagian pantai-pantai di gunung kidul ini masih banyak batu karangnya sehingga tidak bisa kita jadikan tempat untuk  bermain air, hanya saja kita bisa mengambil gambar dengan viewnya yang keren. oleh sebab itu pilihlah pantai yang bisa digunakan untuk bermain air, apalagi kalo wisata bareng keluarga. sedikit tambahan, sebaiknya kalian mengunjungi pantai-pantai yang engga bisa dipake bermain air terlebih dahulu kalau ingin explore pantai di gunung kidul. setelah itu jadikan pantai yang bisa digunakan untuk main air itu sebagai tujuan yang terakhir.

Hindari Berteduh di Bawah Batu Karang

bukit-karang-longsor
sumber: jogja.co

seperti yang kita dengar beberapa hari yang lalu telah longsornya bukit karang si pantai sadranan yang menimpah wisatawan yang sedang berteduh dibawahnya. nah, hari ini kita menghimbau kembali untuk selalu berhati hati dan jauhi tempat-tempat yang berpotensi untuk terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. dengan begitu maka perjalanan wisata akan terasa aman dan nyaman serta tidak ada kendala sedikitpun.

2 Tempat Makan yang Lumayan Rekomend

tempat-makan
sumber gambar: obyekwisataindonesia.com

biasanya sehabis kita berfoto2 dan bermain itu datanglah rasa lapar di perut. nah, untuk urusan makan kalian bisa datang ke pantai baron atau pantai indrayanti karena 2 pantai ini banyak sekali tempat-tempat makannya. biasanya menunya sih aneka masakan laut gitu tapi ada juga yang jual mie dan nasi goreng. saat itu team telusurindonesia beristirahat dan makan di pantai baron dan meneruskan perjalanan ke arah pantai pok tunggal untuk bermain air dan menikmati keindahan sunsetnya.

Usahakan Keluar dari Pantai Jam 4 Sore

pulang
sumber gambar: eka-zulkarnain.blogspot.com

karena minimnya penerangan di daerah pantai-pantai gunung kidul ini, maka sebaiknya kalian keluar daerah ini pada jam 4 soredan paling mentok jam 5 sore. kenapa begitu? karena selain gelap, jalannya juga kecil sehingga perlu kewaspadaan. kalo untuk kejahatan sih kayaknya engga ada tapi ga ada salahnya kalu kita lebih berhati-hati.

nah, itulah sedikit tips dari team telusurindonesia.com yang bisa membantu kalian untuk berwisata dengan aman dan lancar 🙂

Bagaimana? kalian tertarik untuk mengunjungi pantai-pantai yang cantik di gunung kidul ini ?

Ayo Telusuri Indonesiamu!!!

4 Tempat Wajib Buat Foto saat Berwisata di Jogja

telusurindonesia.com – jika kita berbicara tentang wisata, rasanya kurang berasa ya kalo enggak mengabadikan di setiap momentnya apalagi kalo ada tempat-tempat yang memang menjadi ikon dan selalu menjadi favorit bagi wisatawan yang berkunjung. tapi rasanya enggak mungkin juga sih berwisata tapi engga berfoto-foto, apalagi jaman sekarang gadget udah serba canggih. seperti kita ketahui jogja memang menjadi salah satu kota yang ramai dikunjungi oleh wisatawan baik domestik maupun mancanegara. nah, jika kalian ingin berlibur di jogja pastikan kalian tidak melewatkan 4 Tempat Wajib Buat Foto saat Berwisata di Jogja ini ?

Baca Juga: 11 Kegiatan Seru di Jogja yang Bikin kamu Selalu kangen dan pengen Balik lagi

1. Tugu Jogja

foto-di-tugu-jogja
sumber gambar: wikimapia.org

tugu ini merupakan ikon yang sangat identik dengan kota jogja sehingga sayang sekali kalau kalian melewatkannya. Tempat ini memang bukan tempat baru untuk berfoto, namun suasana Tugu Jogja di malam harinya tak kalah seru dengan spot-spot wisata yang lain. untuk mengambil gambar disini direkomendasikan pada malam hari selain tidak begitu ramai, tugu ini seakan-akan memancarkan auranya.

2. Titik Nol Kilometer

Titik-Nol-Kilometer
sumber gambar: www.info-jogja.com

tempat ini terletak di selatan jalan malioboro yang banyak sekali lalu-lalang wisatawan. Disini para wisatawan sengaja mampir hanya untuk mengabadikan momen indahnya bersama titik Nol yang juga terdapat beberapa bangunan tua seperti bank indonesia, kantor pos dan bank bni. Pada saat Sabtu malam, atau tepatnya adalah malam Minggu banyak hiburan spontan yang diadakan di tempat ini sehingga selalu saja ramai dan pastikan kalian tidak melewatkannya.

3. Plang Tulisan Malioboro

Plang-Tulisan-Malioboro
sumber gambar: www.jogja.co

kalo yang ini gausah ditanya deh, semua orang pasti  pengen banget foto dengan Plang Tulisan Malioboro ini.  Salah satu pusat belanja di Yogyakarta ini memiliki sebuah pusat wisata baru. Bentuknya bukan museum ataupun pasar. Tapi sebuah plang jalan. memang sih biasa aja, namun sensasi berfoto bersama plang ini bisa benar-benar meyakinkan bahwa para wisatawan  pernah mengunjungi Yogyakarta.

4. Ikon Stasiun Tugu

Ikon-Stasiun-Tugu
sumber gambar: jogjakini.wordpress.com

di jogja sendiri memiliki 2 stasiun yang terkenal yaitu stasiun lempuyangan dan stasiun tugu. namun beda dengan stasiun lempunyangan, stasiun tugu yang terletak Di bagian ujung utara Malioboro ini memiliki ikon Stasiun yang berbentuk cerobong asap. dan pastikan berfoto dengan ikon ini kalau kalian datang ke jogja dengan menggunakan kereta api.

Bagaimana? kalian tertarik untuk mengunjungi 4 Tempat Wajib Buat Foto saat Berwisata di Jogja ini ?

Ayo Telusuri Indonesiamu!!!

Museum Sisa Hartaku ini Bukti Dahsyatnya Awan Panas Merapi

telusurindonesia.com –  berbicara tentang kota jogja tentu tak lepas dari yang namanya gunung merapi. seperti yang kita tau beberapa tahun yang lalu tepatnya di tahun 2010 gunung ini meletus dengan hebatnya. tapi dibalik semua kejadian itu masih ada sisa-sisa dahsyatnya awan panas merapi. sekilas tempat ini terlihat sederhana seperti museum yang menyimpan benda-benda bersejarah. seperti yang dikutip dari krjogja.com, ini adalah sisa rumah milik Rian warga Petung, Kepuharjo Cangkringan Sleman yang diubah menjadi sebuah mini museum sederhana dan diberi nama ‘Museum Sisa Hartaku‘. namun yang berbeda dan tentu saja menyentuh hati semua benda yang berada di sisa rumah tersebut semuanya tinggal rangka saja akibat tersapu awan panas Merapi yang suhunya melebihi 100 derajat celsius.

selain kerangka motor, ada juga kerangka sapi yang turut menjadi korban ketika alam menyeimbangkan diri melalui letusan Gunung Merapi. rian sebagai pemilik rumah memang sengaja menyusun sendiri kerangka tersebut dan memasangnya sebagai pengingat akan harta bendanya yang dahulu dimiliki sebelum erupsi.

sang pemilik rumah pun mengatakan ia tak berniat sama sekali untuk membuat museum pada tahun 2011. namun ia hanya ingin menunjukan kepada orang-orang jika kekuatan alam melalui erupsi Merapi sangatlah dahsyat dan apa yang sebelumnya ia miliki bisa musnah seketika tersapu awan panas Merapi. karena ini memang sisa-sisa dari rumahnya, maka musem ini diberi nama Museum Sisa Hartaku.

museum-sisa-hartaku-di-jogja-1
sumber gambar: rujukanku.blogspot.com

Selang empat tahun dari awal pembuatannya pada 2011, saat ini museum tersebut menjadi salah satu destinasi wisata lava tur Merapi. Perekonomian warga sekitar pun muncul karena bisa berjualan cinderamata mulai dari foto letusan 2010 hingga kaos bergambar gunung Merapi.

“Kami hidup berdampingan dengan gunung berapi yang sangat aktif, di situlah mengapa kami harus selalu ingat dan waspada akan alam yang sedang berbicara. Inilah salah satu tempat pengingat untuk hal ini,” tutupnya.